WAHYU USMAN
1KA
BAB II
MANUSIA DAN
KEBUDAYAAN
Hay
blogerssss, nah ketemu lagi sama saya disini saya akan menjelaskan materi
tentang Manusia dan Kebudayaan ,pertama saya akan menjelaskan tentang apa itu
manusia mari simak penjelasan nya
Manusia di dunia ini dipandang dari banyak segi yaitu :
-
Dalam ilmu eksata , manusia di pandang sebagai
kumpulan dari banyaknya partikel-partikel atom yang membentu jaringan –jaringan
system yang dimiliki oleh manusia (ilmu kima)
-
Manusia
merupakan kumpulan dari berbagia system fisik yang saling terkait satu
sama lain dan merupakan kumpulan dari energy (ilmu fisika)
-
Manusia merupakan mahluk berbudaya yang sering
di sebut homo humanus(filsafat)
Dari
definisi-definisi ttersebut kita dapat melihat bahwa manusia selain dapat di pandang
dari banyak segi dan juga banayk kepentinngan .
I.
UNSUR-UNSUR MANUSIA
1.
Manusia terdiri dari 4 unsur yang terkait
a.
Jasad
b.
Hayat
c.
Ruh
d.
Nafas
2.
Manusia sebagai kepribadian mengandung 3 unsur
a.
ID
b.
EGO
c.
SUPER EGO
II.
HAKEKAT MANUSIA
1.
Mahluk ciptaan tuhan yang terdiri dari tubuh dan
jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
2.
Mahluk ciptaan tuhan yang paling sempurna karna memiliki akal, perasaan dan berkehendak.
3.
Mahluk ekologi (terkait dengann lingkungan )
KEBUDAYAAN
I.
Pengertian kebudayaan
Kebudayaan berasal dari bahasa
sanserkerta yaitu “ budhayah” yang merupakan bentuk jamaka dari “budi” atau
“akal”
Jadi kebudayaan itu yang
berkaitan dengan “kala/budi” sedangkan
istihlah asingnya ialah kebudayaan ialah
“culture”
II.
Definisi Kebudayaan menurut p[ara tokoh
a.
Selo sumardjo dan suleman sumardi
Kebudayaan ialah semua hasil karya
kebendaan dan ciptaan masyarakat
-
Hasil karaya masyarakat seperti teknologi kebudayaan kebendaan
-
Hasil rassa (yaitu jiwa manusia)
-
Hasil cipta yaitu filsafdat dan ilmu pengetahuan
b.
Melville J.Herkovits : “CULTURE
DETERMINISN” berate segala sesuatu yang terdapat
dalam masyarkat ditentukan
oleh massyarakat itu sendiri
c.
Herkovits : menyatakan kebudayaan sebagai “suoer
organic” karena kebudayaan yang turun
temurun dari generasi ke generasi hidup terus
III.
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Yang dimaksudkan dengan unsure
adalah apa saja yang sesungguh nya kebudayaan itu. Unsur-unsur ini terdiri dari
unsure besar (universal ) dan unsur .
Unsur –unsur kebudayaan besar
-
Sistem religius
-
Sistem oengetahuan
-
Sistem organisasi kemasyarakatan
-
Sistem mata pencaharian hidup dan system ekonomi
-
Sistem peralatan hidup dan teknologi
-
SIstem bahasa
-
Sistem kesenian
IV.
WUJUD DARI KEBUDAYAAN
Menurut dimensinya ada 3 :
1.
Komplek gagasan ,konsep dan pikiran manusia
#
sifatnya abstrak , tidak dapat dilahat dan berpudat pada kepala manusia
#
disebut system budaya
2.
Kompleks aktivitas
#
sifatnya kongkrit , berupa aktivitas manusia yang saling berintraksi
#
disebut system sosial
3.
Benda
V.
FUNGSI KEBUDAYAAN
1.
Melindungi diri kepada alam , contohnya
teknologi
2.
Mengatur hubungan yang dijadikan dasar bagi
hubungan antara orang-orang tsb sehingga
tingkah laku masing-masing dapat di atur .
VI.
HUBUNGAN MANUSIA dan KEBUDAYAAN
Seoerti yang sudah di jelaskan
diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa manusia hidup untuk menciptakan
hubungan dan kebudayaan nya sendir seperti aturan, norma dan nilai ataupun
adat dari suku kebanyakan yang ada di Indonesia
BAB III
PENDEKATAN
KESUSASTERAAN
Di bab
III ini kita akan membahas tentang ilmu
budaya dasar dengan PENDEKATAN KESUSASTERAAN karena pada dasarnya IBD memiliki
tujuan yaitu masalah manusia di kehidupan bermassyarakat dan budaya dan kita sebagai mahasiswa harus
lebih peka dan kritis terhadap masalah tersebut .
Sastra
mempergunkan bahasa
Kesusastraan atau
di artikan dengan bahasa memiliki guna dalam IBD karenan sastra di gunakan
untuk dalam usaha memahami hubungan dengan pencipta yang melahirkan agama dan
bahasa atau sastra memiliki guna untuk mengatur hubungan-hubungan antar manusia
yang kemudian melahirkan ilmu-ilmu sosial .
Dengan
demikian kita tahu bahwa fungsi nya bahasa atau sastra sangatah penting dalam
IBD untuk berhubungna baik untuk
mencapai suatu hubungan yang baik .
Sastra yang
didukung oleh cerita
Yaitu sastra
dimulai dengan adanya cerita sehingga dengan cerita orang lebih mudah
mengemukakan pendapat . Lain halnya dengan cabang-cabang the humanities yang
lain, yang memang juga dapat menarik ytanpa cerita akan tetapi sulit bagi
penciptanya untuk mengemukakan pendapat contohnya dalam muusik penciptanya
tertelan dalam melody .dan sama hal nya cerita atau dongen secara tidak
langsung membawa pesan “ moral dan nilai budi perkerti”.
Dalam
KESUSASTRAAN Indonesia kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru
A.
Prosa lama
-
Dongeng
-
Hikayat
-
Sejarah
-
Epos
-
Cerita pelipur lara
B.
Prosa baru meliputi
-
Cerita pendek
-
Roman/Novel
-
Biografi
-
Kisah
-
Otobiografi
Nilai-nilai
dalam prosa
1.
Prosa memberikan kesenang
Yaitu
kesenangan yang diproleh dari membaca prosa adalah pembaca mendapatkan
pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu dan pembaca dapat
mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang belum di
kunjunginya
2.
Prosa memberikan informasi
Yaitu
prosa memeberikan sejenis informasi seperti dalam novel sring kita dapat
belajar sesuatu tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahakan juga
kehidupan yang akan dating/kehidupan yang asing sama sekali .
Dengan
demikian kiita tarik kesimpulan PENDEKATAN atau konsep KESUSASTRAAN memilikii
peran penting dalam IBD karena satra memberikan aspirasi dengan apa yang di
kehendakinya dan dengan adanya satra biasanya tidak mengajak \embaca untuk
melakukan sesuatu tetapi menyuruh kita untuk merenung .