univaersitas guna darma

univaersitas guna darma
logo

Selasa, 28 Juli 2015

ILMU BUDAYA DASAR













                                               BAB IV
MANUSIA dan CINTA KASIH
Hay sobat !! nah pada Bab ini saya akan menjelaskan tentang hubungan nya manusia dan cinta kasih sebelum itu saya akan menjelaskan tentang CINTA dulu cinta adalah perasaan seseorang terhadap sesuatu yang sangat menarik atau sangat kasih . manusia pasti memiliki rasa cinta dan terutama cinta terhadap tuhan yang sangat mendalam  .
Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia :
-          Sebuah cinta merupakan landasan dalam kehidupan berkeluarga  terutama terhadap seorang suami istri , pemberian  cinta kasih terhadap anak dan mendidiknya
-          Cinta juga pengikat yang kokoh terhadap manusia dan Tuhan
Dalam bukunya seni mencintai  : ERICH FREMM
Mnyebutkan  bahwa cinta itu member bukan menerima dimana hal  terpenting dalam member ialah  hal hal sifat  manusiawi  dan berikut unsure dasar tertentu :
-          Pengasuhan
-          Pengorbanan
-          Tanggung jawab
-          Perhatian
-           Pengenalan
HIKMAH CINTA
Hikmah Cinta adalah orang yang telah di beri kepahaman dan kecerdasan  oleh tuhan saja yang mampu merenungkan ada pun di antara nya sebagai berikut :
-          Cinta merupakan ujian yang berat dan pahit dalam kehidupan manusia karena setiap cinta  akan mengalami  berbagai macam rintangan
-          Cinta merupakan pendorong dan pembanfkit yang paling besar
-          Cinta merupakan pengikat paling kuat di dalam hubungan antar anggota keluarga dan bermasyarakat
KASIH SAYANG
Kasih saying adalah peerasaan saying , perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang .
Cara pemberian kasih sayang orang tua terhadap anak nya dan begitu sebalik nya sebagai berikut :
-          Orang tua bersifat aktif , si anak bersifat pasif  : dalam hal ini orang tua memberikan kasih sayang terhadap anaknya baik moral maupun materi dan si anak menerima tanpa memberikan respon apapun
-          Orang tua bersifat pasif , si anak bersifat aktif  : dalam hal ini si anak berlebih lebihan memberikan kasih sayang terhadap orang tuanya , kasih sayang ini di berikan sebalah pihak
























BAB VII
MANUSIA dan KEADILAN
KEADILAN
KEADILAN MENURUT ARISTOTHELES
Adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan di artikan titik tengah yang menyangkut dua orang atau benda , bila kedua  orang tsb mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah di tetapkan  maka masing masing orang harus  memperoleh benda atau hasil yang sama , kalau tidak sama maka masinng masing oraqng akan menerima bagian yang tidak sama , sedangkan pelanggaran terhadap proporsi berarrti tidak adil .
KEADILAN SOSIAL
-          Pada pancasila khususnya sila ke 5 adanya kesejahteraan sebagai salah satu dasar Negara, tidak ada kemiskinan didalam Indonesia merdeka .
-          Keadilan sosial dalah langkah untuk melaksana kan Indonesia yang adil dan makmur , yaitu dalam bidang ekonomi dapat mencapai kemakmuran yang merata .
-          Sila ke 5 mengandung prinsip setiap orang di Indonesia  akan mendapat perlakuan yang adil di bidang hokum dan kenudayaan .
UNTUK MEWUJUDKAN KEADILAN
Perbuatan dan sikap dapat dipupuk :
1.    Perbuatan luhur yang mencermikan sikap kekeluargaan dan kegotoroyongan
2.    Sikap adil antar sesame menjaga kesiimbangn antara hak dan kewajiban serta menghormati hak orang lain
3.    Sikap yang suka member pertolongan terhadap orang memerlukan nya
4.    Sikap suka bekerja keras
5.    Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat
MACAM MACAM KEADILAN
1.    KEADILAN LEGAL / KEADILAN MORAL
2.    KEADILAN DISTRI BUTIF
3.    KEADILAN KOMULATIF
KEJUJURAN
Jujur ialah apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya , apa yang dikatan sesuai dengan kenyataan yang ada  , jujur juga berarti bersih hatinya dari  perbuatan yang dilarang agama , hukum untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan yaitu aoa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya , dan jujur juga seperti menepati janji
KECURANGAN
Curang idientik dengan ketidakjujuran atau sama dengan licik, curang artinya apayang diingikan tidak sesuai dengan hati nuraninya kecurangan juga menyebabkan manusia serakah , tamak, inngin menimbun kekayaan  serta perbuatan yang sejenis dengan perbuatan curang misalnya : bohong , menipu , merampas , memlasukan




BAB VIII
MANUSIA dan PANDANGAN HIDUP
PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Ialah pendapat atau pertimbangan hasil p[emikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hisupnya yabg dijadikan pegangan , pedoman , arahan , petunjuk hidup dan dengan demikian pandangan hidup bukan timbul dengan seketika melaikan melalui proses dan waktu yang lama hingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya, dan dapat di terima oleh akal sehat .
Pendangan hidup memiliki  ragama bentuk  sbagai berikut :
1.    Pandangan hidup berasal dari agama : pandangan yang mutlak
2.    Pandangan hidup yang berupa ideologi : pandangan hidup yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut
3.    Pandangan hidup  hasil renungan  : pandangan hidup yang relative kebeneran
UNSUR UNSUR PANDANGAN HIDUP
-          CITA CITA 
Harapan  dan tujuan yang merup[akan apa yang mau diperolah oleh seseorang pada masa mendatng , dengan demikian cita cita merupakan pandangan masa depan , pandangan hidup yang akan datang
UNTUK MENCAPAI CITA CITA DIPENGARUHI OLEH 3 FAKTOR
1.    FAKTOR MANUSIA
2.    FAKTOR KONDISI
3.    FAKTOR TINGGINYA CIT CITA
-          KEBAJIKAN
Perbuatan yang mendaytangkan kebaikan pada hakekatnya  sama dengan perbuatan moral , perbuatan yang sesuai  dengan norma norma etika
1.    Manusia adalah seorang pribadi : yaitu mepunyai pendapat sendiri , dan mencintai diri sndiri oleh sebab itu sering mementingkan diri sendiri .
2.    Manusia juga mahluk sosial  : yaitu manusia hidup bermasyarakat , saling membutuh kan dan saling menolong  begitu juga hal negative nya juga saling mencurigai  dan saling merugikan diri sendiri
KEBAJIKAN ADA 3 :
-          MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK PRIBADI
-          MANUSIA SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT
-          MANUSIA  SEBAGAI MAKHLUK TUHAN 
USAHA PERJUANGAN
Yaitu kerja keras  untuk mewujudkan cita cita .
Setiap ,manusia harus bekerja keras untuk kelanjutan hidupnya , hidup manusia adalah usaha  atau perjuangan . missal nya bila manusia bercita cita menjadi kaya maka harus bekerja keras
Kerja keras dapart dilakukan  dengan :
-          Otak
-          Tenaga





















BAB  X
MANUSIA dan KEGELISAHAN

PENGERTIAN KEGELISAHAN
Ialaha perasaan yang tidak aman , khawatir  dan tidak tentram sehingga timbul rasa kegelisahan
Dan kegelisahan juga ekspresi dari kecemasan seseorang 

MACAM MACAM KEGELISAHAN
-          Kecemasan  Kenyataan : yaitu kecemasan akibat dari pengalaman atau bahaya dari luar
-          Kecemasan Neorotis  : yaitu kecemasan karena pengamatan tentang bahaya dari naruliah
-          Kecemasan Moril : yaitu kecemasan dari pribadi seseorang memiliki beberapa emosi : Benci , dendam , dan dengki 
CARA MENGATASI KEGELISAHAN
1.    Dari diri sendiri
2.    Memerlukikan sedikit pemikiran
  














BAB 5
Manusia dan keindahan
Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala seni, pemandangan alam, manusia, warna, suara, dsb. Keindahan adalah identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan, keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah, yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah.
Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.

Kontemplasi dan ekstansi
Keindahan dapat dinikmati menurut selera seni dan selera biasa, keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh faktor kontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan, dan menikmati sesuatu yang indah. Sesuatu yang indah itu memikat atau menarik perhatian orang yang melihat, mendengar.

Bab 6
Manusia dan Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita.Kata derita berasal dari bahasa sanskerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “resiko” hidup.
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohkhani. Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiawan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersngkutan bertingkah secara kurang wajar.
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdiran bukan hannya untuk bahagia, melainkan juga menderita.
Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat di perinci sebagai berikut:
* Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan sekitarnya. Perbuatan buruk manusia terhadap lingkungannya juga menyebabkan penderitaan manusia.
* Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan.
Trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan mengalami fustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya. Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan. Fiksasi adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu. Proyeksimerupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lain. Identifikasiadalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya. Narsisme adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari pada orang lain.Autisme ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.


BAB 9
Manusia dan tanggung jawab
Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung  segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja, tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Macam-macam tanggung jawab yaitu :
·         Tanggung jawab terhadap diri sendiri.
·         Teanggung jawab terhadap keluarga.
·         Tanggung jawab terhadap masyarakat.
·         Tanggung jawab terhadap bangsa/negara.
·         Tanggung jawab terhadap tuhan.
Pengabdian dan pengorbanan
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, dan juga kasih sayang. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, lain halnya jika membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja.
Pengorbanan berasal dari kata korban yang artinya persembahan untuk menyatakan kebaktian. Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kita membaca atau mendengarkan khotbah.


BAB 11
Manusia dan harapan
Harapan bergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hiidup dan kemampuan, berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha seseorang dan juga harus berdasarkan kepercayaan masing masing.
Sedangkan sebab manusia mempunyai harapan yaitu :
·         Dorongan kodrat.
·         Dorongan kebutuhan hidup.
·         Kelangsungan hidup.
·         Keamanan.
·         Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai.
·         Status.
·         Perwujudan cita-cita.
Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan sebuah pengakuan atau sebuah keyakinan akan kebenaran. Dr. Yuyun Suriasumantri dalam bukunya filsafat ilmu mengemukakan tiga teori tentang kebenaran :

1. Teori koherensi: suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan – pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Misalnya setiap manusia pasti mati. Paul manusia. Paul pasti mati.

2. Teori Korespondensi: teori yang menyatakan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung penyataan itu berkorespondesni (berhubungan dengan) obyek yagn dituju oleh pernyataan tersebut.

3. Teori Pragmatis: Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.

Referensi :
         Buku Ilmu Budaya Dasar oleh Widya Nugroho dan Achmad Muchji diterbitkan oleh Universitas Gunadarma

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com